Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanudin mengatakan penurunan kecelakaan ini turut mengurangi angka pemudik yang meninggal dunia. Dia menekankan keberhasilan penurunan angka kecelakaan ini karena kerjasama petugas PT Jasa Marga dengan pihak kepolisian yang bekerja keras saat arus mudik dan balik.
"Jika pada 2013 periode terdapat 7 orang meninggal dunia, maka pada tahun ini, dari 25 kejadian kecelakaan jumlah korban yang meninggal hanya 1 orang. Kami akan terus berupaya agar jumlah kecelakaan di jalan tol, khususnya pada saat arus mudik dan balik Lebaran bisa terus menurun,β ujar Hasanudin dalam keterangan persnya yang diterima detikcom, Senin (4/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKami mengimbau para pemudik agar menyiapkan kendaraannya dengan baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di jalan tol seperti jumlah muatan jangan sampai overload,β katanya.
Selain penurunan kecelakaan, Hasanudin juga menyebut kalau arus mudik Lebaran tahun ini meningkat 10 persen. Hal ini berdasarkan jumlah kendaraan yang melintas di gerbang-gerbang tol yang keluar Jakarta dan sekitarnya selama arus mudik dari H-7 sampai H-1. Misalnya, dia merincikan jika tahun 2013 jumlah kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Ciawi (ke arah Puncak/Sukabumi), GT Karang Tengah (ke arah Sumatera) dan GT Cikarang Utama (ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur) mencapai 1.309.227 kendaraan, maka tahun ini meningkat sekitar 10% menjadi 1.442.556 kendaraan. Adapun gerbang tol dengan peningkatan volume lalin mudik terbanyak pada tahun ini terjadi di GT Cikarang Utama yang mencapai 128.785 kendaraan pada H-3.
(hat/dnu)











































