"Jadi bagaimana cara kita menyikapinya. Jangan sampai umat di bawah semakin resah. Jadi perlu Ada penjelasan, perlu Ada penyadaran," ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin di kantor presiden, Jl Veteran, Jakarta, Senin (4/8/2014).
Pertemuan akan dilakukan dalam waktu dekat minggu ini. Selain mengundang tokoh dan para pimpinan ormas Islam, Kemenag juga mengundang para mubaligh, da'i, khatib, untuk kemudian bertemu membahas ISIS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa ada sikap dari kemenag, misalnya menyatakan ISIS ini sesat? Lukman mengatakan Kemenag tidak akan mengeluarkan statmen atau fatwa yang menyebut ISIS sesat. Menurutnya ISIS hanya organisasi yang radikal dan militan.
"Tidak, kita tidak dalam posisi sesat menyesatkan. Tapi yang jelas ini adalah organisasi yang radikal, yang militan, yang kemudian menggunakan cara-cara kekerasan yang karenanya kemudian bertentangan dengan ideologi negara. Ini adalah ancaman terhadap keutuhan kita berbangsa dan bernegara," tutupnya.
(mpr/ndr)











































