Meski tak ada kadernya yang menjabat sebagai deputi di Kantor Transisi, namun Hanura tak khawatir apabila tak kebagian jatah menteri di kabinet Jokowi-JK kelak, tentu saja jika pasangan ini benar-benar dilantik.
"Saya pikir tidak khawatir ya. Karena kami bekerja dalam kabinet itu kan untuk membangun bangsa," kata Ketua DPP Hanura Ali Kastela kepada detikcom, Senin (4/8/2014).
Meski begitu, Hanura akan selalu siap apabila dipanggil ikut dalam kabinet nantinya. Menurutnya, urusan berada dalam struktur kabinet bukan perkara individual parpol semata, melainkan persoalan bangsa secara luas.
"Sepanjang kita diminta, maka kita akan ikut berpartisipasi untuk membangun bangsa," lanjut Ali.
Ali tak menaruh prasangka buruk terhadap formasi elite Kantor Transisi Jokowi-JK. Dia yakin pimpinan Kantor Transisi bakal menghasilkan pemikiran yang baik.
"Saya pikir mereka menampung aspirasi, memberikan pemikiran yang baik. Itu wajar-wajar saja," kata Ali.
Kepala Staf Kantor Transisi ini dijabat oleh Rini Mariani Soemarno yang juga mantan Menperindag era Presiden Megawati Soekarnoputri. Ada pula empat deputi yang dijabat Anies Baswedan, Hasto Kristiyanto, Andi Widjojanto, dan Akbar Faizal.Β
(dnu/trq)











































