3 Tanda Tanya di Balik Aksi Sadis Dedek Bunuh SPG Cantik

3 Tanda Tanya di Balik Aksi Sadis Dedek Bunuh SPG Cantik

- detikNews
Senin, 04 Agu 2014 13:35 WIB
3 Tanda Tanya di Balik Aksi Sadis Dedek Bunuh SPG Cantik
Ilustrasi
Jakarta - Fatma Sari Wijaya (18) tewas mengenaskan di kamarnya, Minggu (3/8) kemarin. SPG freelance itu terluka di bagian wajah dan leher. Pelakunya adalah Dedek Syahrial (23), sales obat herbal.

Jasad Fatma ditemukan ibunya sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian itu membuat geger warga Kampung Batik Tengah, Kelurahan Rejomulyo, Semarang. Polisi langsung melakukan olah TKP dan menelusuri jejak pelaku berdasarkan keterangan saksi dan beragam informasi. Dalam hitungan jam, Dedek dibekuk di RSUD Semarang.

Dedek digelandang polisi setelah kakinya ditembak. Di Mapolsek Gayamsari, pemuda kerempeng ini mengakui membunuh Fatma. Bagaimana dan mengapa?

1. Promosi Obat

Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Dedek datang ke rumah korban sekitar pukul 11.00 WIB. Selain menawarkan obat herbal, ia juga memeriksa garis tangan korban. Awalnya pelaku bilang gratis, tapi ujung-ujungnya minta uang.

Pelaku dan korban adu mulut. Pelaku memukul korban. Korban lari ke kamar dan mengambil gunting. Pelaku dan korban rebutan gunting. Pelaku menang, lalu menyabetkan gunting ke wajah dan leher korban.

Benarkah hanya karena uang pemeriksaan, pelaku nekat membunuh korban?

2. Sendiri atau Berdua?

Dedek (Foto: Angling Adhitya P/detikcom)
Usai memastikan korban tak bernyawa, Dedek menuju kamar mandi. Ia mencuci tangannya yang berdarah karena terkena tusukan gunting. Kemudian, ia kembali ke kantor dan memeriksakan lukanya ke RSUD Semarang. Saat itulah, ia ditangkap polisi.

Teman pelaku berinsial RM juga ditangkap. Tapi belum jelas, apakah ia terlibat atau tidak dalam aksi sadis tersebut. "Motifnya masih kami dalami lagi," kata Kapolsek Gayamsari Kompol Juara Silalahi.

3. Datang dan Pergi Misterius

Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Beberapa tetangga tidak tahu keberadaan Dedek. Mereka menyebut tidak ada orang mencurigakan di rumah korban. Tahu-tahu, korban ditemukan tewas bersimbah darah.

Apakah cekcok pelaku dan korban tidak menimbulkan suara, sehingga tetangga sama sekali tidak mendengar apa pun?
Halaman 2 dari 4
(try/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini