"Klalau dari pengalaman saya masih sangat dibutuhkan, terutama kementerian besar. (Kemenhub) jangakauannnya seluruh Indonesia, darat, laut, udara, dan kereta api. Nggak ada wakil bingung kita, sudah ada wakil aja kita bagi tugas susah setengah mati," ungkap Mangindaan dalam acara Halal Bihalal di kantor Kemenhub, Jalan Merdeka Barat, Senin (4/8/2014).
Wamen di Kemenhub sendiri menurut Mangindaan sangat diperlukan melihat bidang transportasi berada di depan dalam ekonomi ASEAN nanti. Untuk itulah Wamen diperlukan untuk berbagi tugas dengan Menteri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mangindaan sendiri mengaku tidak mau meninggalkan Indonesia dulu untuk saat ini. Ia merasa masih harus bertanggung jawab mengurus persoalan mudik dan arus balik
Sehingga bagi Mangindaan, keberadaan Wamen masih dibutuhkan. Namun disebut Mangindaan Wamen seperti saat ini saja datang dari kalangan birokrat.
"Kita ini besar sekali 35 ribu pegawai, jadi saya masih harapkan wamen masih ada. Tapi wamen itu seperti sekarang dari birokrat, dia bukan politisi, dari profesional," tutup Mangindaan.
(ear/mad)











































