Waspada! Pencurian di Rumah Kosong Selama Mudik Lebaran 2014 Meningkat

Waspada! Pencurian di Rumah Kosong Selama Mudik Lebaran 2014 Meningkat

- detikNews
Senin, 04 Agu 2014 10:25 WIB
Waspada! Pencurian di Rumah Kosong Selama Mudik Lebaran 2014 Meningkat
Jakarta - Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di rumah kosong atau pun pertokoan dan gedung-gedung yang ditinggal pemilik, selama Operasi Ketupat 2014, mengalami peningkatan dibanding selama operasi di tahun 2013. Dibanding tahun 2013, kasus curat meningkat hingga 6 persen.

"Ada peningkatan kasus menonjol seperti curat, selama operasi Ketupat ini. Namun tidak begitu signifikan, hanya 6 persen saja," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, (4/8/2014).

Selama Operasi Ketupat 2014 mulai tanggal 22 Juli-1 Agustus 2014, angka kejahatan curat mencapai 83 kasus. Sedangkan tahun 2014, selama 11 hari operasi, kasus curat mencapai 78 kasus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Modusnya rata-rata sama, yaitu dengan cara merusak pintu, pagar atau jendela dengan mencongkelnya menggunakan linggis," imbuhnya.

Rikwanto mengungkapkan, sasaran pelaku curat ini tidak hanya rumah-rumah yang ditinggal pemilik, tetapi juga pertokoan.

Misalnya, pada Minggu (27/7) pukul 07.30 WIB di kantor MDS Matahari lantai IV Atrium, Jl Senen Raya No 135, Jakpus terjadi pencurian dengan pemberatan. Toko milik R Bambang Edi Seputro itu dijebol pelaku dengan cara merusak daun jendela ruang finance.

Di lokasi, ditemukan barang bukti berupa 1 buah pahat besi gagang karet, 1 obeng bergagang merah dan kuping gembok besi.
Kerugian akibat kasus ini mencapai Rp 616 juta.

Selanjutnya, pada Minggu (27/7) pukul 04.00 WIB Apotik Kimia Farma Jl Cipinang Jaya Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jaktim dijarah pelaku pencurian. Para pelaku masuk ke TKP dengan cara memecahkan kaca jendela.

Kasus ini diketahui, setelah alarm apotek berbunyi yang langsung menyambung ke handphone milik karyawan bernama Astri Ajriani. Karyawan tersebut kemudian datang ke TKP dan menemukan apotek dalam kondisi berantakan.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata obat-obatan sudah tidak ada. Kerugian akibat pencurian ini ditaksir mencapai Rp 600 juta.

Pada Rabu (30/7) rumah warga bernama Tjong Sudantono (43), di Jl Mangga Besar XII RT 01/05 No 238 Kelurahan Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakpus, disatroni pelaku rumsong. Pelaku membobol rumah korban yang saat itu sedang berlibur bersama keluarga sejak tanggal 25 Juli 2014.

Saat meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci, namun ketika korban kembali ke rumah mendapati plafon rumah kamar utama sudah dalam keadaan jebol dan setelah dicek barang-barang berharga milik korban hilang. Kerugian akibat pencurian ini mencapai Rp 33 juta.

Selanjutnya, pada Senin (28/7) jam 02.00 WIB, rumah warga bernama Supratno di Jl Kebon Nanas Selatan II RT 09/08 No 36A Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jaktim juga dibobol maling. Saat itu, rumah ditinggal korban untuk solat Ied dalam keadaan terkunci dan lampu luar masih menyala.

Sekembalinya korban ke rumah, korban menemukan pintu rumah sudah rusak dan barang-barang berharga milik korban sudah tidak ada. 2 Unit handphone, laptop, iPad, BPKB motor dan uang tunai Rp 8 juta milik korban di rumah tersebut raib dibawa para pelaku.

"Kasusnya ini ditindaklanjuti untuk mencari pelakunya. Masih diselidiki," pungkasnya.

(mei/mad)


Berita Terkait