Panik Diterpa Isu Tsunami, Warga Padang Berhamburan di Jalan
Jumat, 31 Des 2004 02:38 WIB
Padang - Kepanikan melanda Kota Padang Sumatra Barat. Ribuan warga tumpah ruah di jalan sambil menjerit histeris lantaran isu tsunami akan menghantam Padang.Isu yang berhembus cepat itu menyebutkan, air laut di Kota Padang mulai naik sejak pukul 22.00 WIB, Kamis (30/12/2004). Walhasil warga panik dan berhamburan ke jalanan.Warga tampak memboyong barang-barang dan menggendong anak-anak kecil. Beberapa warga menggunakan mobil atau motor, namun ada juga yang berlarian di jalanan. Mereka meninggalkan rumah dan mengungsi.Arus lalu lintas menuju Bukittinggi dan Solok yang merupakan dataran tinggi pun menjadi padat. Kepanikan warga antara lain terlihat di daerah Tabing, Lubuk Buaya, Teluk Bayur, Lolong, Pasaraya, Karandam, Lubuk Minturun, dan Siteba.Hingga pukul 02.30 WIB, Jumat (31/12/2004), warga masih memenuhi jalan-jalan menuju dataran tinggi. Beberapa mobil polisi lalu lalang, namun tidak bisa berbuat apa-apa.Warga kebanyakan panik sambil berteriak-teriak. Apalagi isu gelombang tsunami berkali-kali berhembus. Suasana sempat beberapa kali tenang, namun beberapa kali pula kembali panik karena diterpa isu tsunami.Tidak hanya kendaraan pribadi, taksi-taksi juga tampak penuh muatan barang di Tabing. Sayangnya, detikcom yang mencoba mengontak Kantor BMG yang berlokasi di Padang Panjang tidak kunjung tersambung.
(sss/)











































