Dedek Tawarkan Obat Sebelum Bunuh SPG Cantik di Semarang

Dedek Tawarkan Obat Sebelum Bunuh SPG Cantik di Semarang

- detikNews
Minggu, 03 Agu 2014 22:45 WIB
Dedek Tawarkan Obat Sebelum Bunuh SPG Cantik di Semarang
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang -

Dedek Syahrial (23), pelaku pembunuhan SPG muda di Semarang diduga tega melakukan aksinya hanya karena sakit hati. Sebelum membunuh, pelaku menawari obat herbal dagangannya dan memaksa korban membayar.

Dari informasi yang diperoleh, pelaku datang ke rumah korban Fatma Sari Wijaya (18) di Kampung Batik Tengah nomor 489 kelurahan Rejomulyo Semarang sekitar pukul 11.00. Saat itu korban di rumah sendiri karena ibunya sedang bekerja.

Kemudian pelaku yang seorang sales itu menawarkan obat herbal dan melakukan pemeriksaan menggunakan garis tangan. Awalnya korban dijanjikan tidak perlu membayar, namun setelah pemeriksaan selesai, pelaku memaksa memungut biaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Gayamsari, Kompol Juara Silalahi mengatakan, korban menolak saat pelaku meminta uang jasa pemeriksaan. Antara korban dan pelaku kemudian terlibat adu mulut hingga akhirnya pelaku memukul korban.

"Pelaku emosi kemudian memukul korban," kata Juara di Mapolsek Gayamsari, Semarang, Minggu (3/8/2014).

Saat itu korban berusaha melawan dan lari menuju kamar. Tidak tinggal diam, pelaku membuntuti korban ke kamar. Di dalam kamar, korban mengambil gunting dan menyabetkannya ke arah pelaku hingga mengenai jari pelaku.

Keduanya saling berebut gunting hingga akhirnya benda tajam itu berada di tangan pelaku. Saat itulah pelaku dengan kalap menusuk-nusukkan gunting ke leher korban.

"Pelaku mengejar ke kamar. Korban sempat melukai tangan pelaku," pungkasnya.

Setelah mengetahui korban tidak bernyawa, pelaku mencuci tangannya di kamar mandi kemudian kembali ke kantor menggunakan angkutan umum. Setelah sempat kembali ke kantor, pelaku kemudian memeriksakan lukanya ke RSUD Ketileng Semarang.

Ketika periksa di rumah sakit itulah pelaku dibekuk Unit Reskrim Polsek Gayamsari yang dipimpin Kanit Reskrim Gayamsari, AKP Suharto. Pelaku sempat berusaha melarikan diri hingga harus menerima timah panas di kakinya.

"Kami juga mengamankan rekan pelaku berinisial RM. Selain itu motif pasti pembunuhan masih terus kami dalami," tutup Kapolsek.

Diketahui, korban, Fatma ditemukan tewas bersimbah darah oleh ibunya, Oeik Hok Jhon (52) di dalam kamar dengan luka tusuk di leher sekitar pukul 14.00. Hingga saat ini pelaku berkaos kuning itu masih diperiksa di Mapolsek Gayamsari Semarang.

(alg/ahy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini