Tren Mudik Pasca Lebaran Naik, PT KAI Siaga Hingga 10 Agustus

Tren Mudik Pasca Lebaran Naik, PT KAI Siaga Hingga 10 Agustus

- detikNews
Minggu, 03 Agu 2014 19:37 WIB
Tren Mudik Pasca Lebaran Naik, PT KAI Siaga Hingga 10 Agustus
Penumpang KA di Stasiun Senen (Foto: Yohannie Linggasari)
Jakarta -

Tren mudik pasca Lebaran meningkat. Salah satu alasannya, ogah berdesakan beramai-ramai. PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun bersiaga hingga 10 Agustus 2014 atau nyaris 2 pekan setelah Lebaran!

"Kalau kita lihat tanggal 30 Juli atau H+1, jumlah yang mudik itu cukup tinggi. Di Stasiun Senen aja 20 ribuan (penumpang), sampai tanggal 1 Agustus masih ada 20 ribuan orang yang mau mudik. Baru tanggal 2 Agustus menurun sekitar 18 ribu. Tren mudik masih terjadi sampai sekarang," kata Humas PT KAI Daops I Agus Komarudin.

Hal itu dikatakan Agus saat ditemui di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Minggu (3/8/2014) ini. Bila dilihat data penjualan tiket, 6-8 Agustus, arus mudik dan arus balik masih cukup tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oleh karena itu, PT KAI memperpanjang layanan mudik Lebaran sampai tanggal 10 Agustus 2014, tadinya cuma sampai tanggal 5 Agustus. Tahun lalu tidak seperti ini, sampai H+3 itu yang mudik nggak sebanyak sekarang," imbuhnya.

Dari data PT KAI Daops I hingga hari Minggu (3/8/2014) ini hingga pukul 14.33 WIB, sudah ada 12.163 penumpang untuk arus balik yang tiba di Stasiun Senen yang diangkut 15 KA reguler dan 5 KA tambahan. Sedangkan untuk keberangkatan penumpang hingga pukul 15.50 WIB, sudah ada 11.188 penumpang yang mudik naik 13 KA reguler dan 6 KA tambahan. Dibandingkan pada 2 Agustus kemarin, penumpang yang mudik tercatat 17.871 penumpang, sedangkan penumpang arus balik 19 ribu penumpang.

Untuk Stasiun Senen sendiri kapasitas untuk KA mudik dan KA balik masing-masing 16 KA reguler dan 9 KA tambahan per hari. Jadwal keberangkatan paling malam dari Stasiun Senen adalah KA Kutojaya Lebaran menuju Kutoarjo pukul 23.55 WIB. Sedangkan jadwal kedatangan KA paling malam ada KA Kertajaya Lebaran dari Surabaya Pasar Turi, pukul 23.28 WIB.

Stasiun Senen adalah stasiun di bawah Daops I yang menjadi titik mudik dan balik terpadat dibanding 4 stasiun lain yakni Gambir, Jakarta Kota, Tanjung Priok dan Merak.

"Sehari itu PT KAI beri kapasitas penumpang 35.444, yang datang maupun berangkat dari Jakarta. Kapasitas kita nggak mungkin lebih dari itu. Sampai tadi malam 2 Agustus 2014 yang kembali ke Jakarta ada 38 ribu orang termasuk infant (bayi)," tutur Agus.

Data pada 18 Juli-2 Agustus, penumpang KA mudik 536 ribu, dibanding tahun 2013 yang hanya 496 ribu. "Kenaikannya ada 8 persen," jelasnya.

Mudik Pasca Lebaran Hindari Ramai

Beberapa penumpang di Stasiun Senen yang ditemui detikcom mengaku memilih mudik pasca Lebaran untuk menghindari desak-desakan atau beramai-ramai.

"Baru mudik sekarang soalnya menghindari keramaian. Tahun lalu saya mudik sebelum Lebaran dan itu ramai banget dan itu bikin males, saya menghindari keramaian itu," kata Sagimun (30) yang hendak naik KA Kutojaya Lebaran ke Kutoarjo pukul 19.00 WIB.

Harga tiket mudik setelah Lebaran, menurutnya sama saja dengan harga tiket mudik sebelum Lebaran, Rp 200 ribu untuk kelas bisnis.

Mudik pasca Lebaran untuk menghindari keramaian juga adalah alasan Imah (53) yang bersama anaknya akan menuju ke Yogyakarta naik KA Bogowonto pukul 21.00 WIB.

"Menghindari penuh. Tiketnya lumayanlah, Rp 200 ribu untuk kelas bisnis. Harga segitu enaknya naik kereta, soalnya keretanya udah cukup bagus. Saya lebih milih naik kereta. Nggak tahan kalau naik mobil seperti tahun lalu. Macetnya minta ampun!" kata Imah.

Untuk musim mudik ke depan, Imah akan memilih moda transportasi berbasis rel ini. Harganya cukup murah dengan fasilitas yang didapatkan. Pula, anaknya masuk sekolah pada 11 Agustus 2014 atau sepekan dari sekarang.

(nwk/tos)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads