Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 saat ibunya pulang kerja. Betapa kagetnya Hok melihat banyak darah saat memasuki rumah di Kampung Batik Tengah nomor 489 kelurahan Rejomulyo Semarang. Kemudian ketika melihat putrinya di kamar, ternyata Fatma sudah bersimbah darah dengan luka di wajah dan leher.
"Saya buka pintu rumah banyak darah, setelah saya lihat kamar anak saya, posisinya sudah terlentang dan ada luka di leher," kata Hok di lokasi kejadian, Minggu (3/8/2014).
Dalam kondisi panik, Hok berlari mengambil air dan membasuhkan ke muka anaknya yang penuh darah. Setelah tahu kondisi anaknya yang tidak bernyawa, Hok keluar meminta bantuan tetangga.
"Saya tidak tega melihat anak saya dengan kondisi seperti itu," pungkas Hok.
Warga berkumpul dan tidak lama kemudian petugas polsek Gayamsari Semarang datang. Olah TKP langsung dilakukan dan lokasi diberi garis polisi. Saat ini, jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang.
Hok dan Fatma hanya tinggal berdua di rumah. Hok bekerja sebagai pramusaji, sedangkan Fatma yang baru lulus SMA itu bekerja sebagai SPG pameran di mal. (alg/try)











































