Cerita Wulan yang Terjebak Macet 4,5 Jam Jelang Jembatan Comal di Pantura

Cerita Wulan yang Terjebak Macet 4,5 Jam Jelang Jembatan Comal di Pantura

- detikNews
Sabtu, 02 Agu 2014 22:32 WIB
Jakarta - Jalur Pantura tetap menjadi favorit para pemudik. Sayangnya, jalur klasik ini kini terkenal dengan kemacetannya.

Seperti cerita Wulan, pemudik asal Solo yang hendak pulang ke Jakarta. Dirinya harus menghabiskan waktu hingga 4,5 jam untuk melewati jembatan Comal yang beberapa hari lalu mengalami kerusakan. Belum lagi kemacetan di sejumlah titik yang dia lewati.

Wulan mengatakan, dirinya berangkat dari Solo pukul 10.30 WIB, Sabtu (2/8/2014). Dia dan suaminya melewati jalur Pantura dengan rute Boyolali, Salatiga, mengarah ke jembatan Comal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Solo-Boyolali-Salatiga lancar sampai mendekati Batang. Barulan setelah itu terjai kemacetan hingga jembatan Comal," kata Wulan saat berbincang dengan detikcom.

Untuk melewati jembatan Comal, dirinya harus mengantre, bahkan kendaraannya lebih banyak berhenti. Kejadian itu dialami sekitar pukul 20.00 WIB. Sayangnya, setelah berhasil melewati jembatan Comal, dirinya juga harus kembali merasakan macet karena imbas truk yang mogok di Tegal.

"Tadi sempat parkir, diam, keluar mobil. Itu sekitar 5 kilometer jelang Comal. Benar-benar diam. 15 menit diam terus jalan sebentar, terus diam lagi. Parah macetnya," katanya.

Kemacetan itu, lanjut Wulan, karena tingginya volume kendaraan dan diberlakukanya sistem buka tutup jalur. "Butuh waktu sekitar 4,5 jam untuk menempuh jarak 40 kilometer. Capeknya luar biasa," katanya.

Wulan pun menyarankan agar pemudik yang hendak ke Jakarta mengambil jalur alternatif. Sebab, kata Wulan, informnasi yang dia terima dari saudaranya yang juga hendak pulang ke Jakarta, jalur alternatif tengah lebih lancar, meski lebih banyak berbelok.

"Kalau bisa lewat jalur alternatif, lewat tengah itu kalau dari Solo ke Boyolali, Salatiga tapi arah Ambarawa, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Bobotsari, Slawi dan nanti bisa mengarah ke arah Cileduk-Kuningan atau tol Pejagan. Kata kakak saya lebih lancar," jelas Wulan.

(jor/dha)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini