Yolanda (48) bersama 25 anggota keluarganya dari daerah Rawa Kompeni, Jakarta Barat, menyewa mobil bak terbuka milik tetangganya, Misno (31), untuk bisa sampai Ragunan. Keluarga ini membayar biaya transportasi sekaligus tiket masuk Ragunan kepada Misno.
"Ramai-ramai keluarga besar, 26 orang totalnya. Bayar 30 ribu tiap orang. Abisnya murah, kita nggak punya duit jadinya nyarter. Lagian nyaman, orang kampung pada mabok kalau naik angkot," ujar Yolanda kepada detikcom di pelataran parkir Ragunan, Sabtu (2/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah nggak lah, kan yang nyupir tetangga. Jalan pelan-pelan aja asal selamat. Harga murah agak enteng lah jadinya, yang penting anak senang," kata Yolanda.
Anggota keluarga Yolanda lainnya, Retno (43) mengaku menikmati berkendara dengan mobil terbuka. "Asyik, kena angin sepoi-sepoi. Sekalian lihat pemandangan kota Jakarta," tuturnya.
Anak Yolanda sendiri, Lana (10) merasa senang bisa datang ke Ragunan. Ia pun tidak takut jatuh atau mengalami celaka saat berada di mobil bak terbuka.
"Nggak (takut jatuh), kan pegangan. Seneng bisa lihat binatang banyak di sini lah. Naik ini (mobil bak terbuka) nggak mabok," tukas Lana.
Sementara pemilik sekaligus supir mobil bak terbuka, Misno menyatakan sudah biasa mengantar keluarga ini jalan-jalan dengan mobil miliknya. Mobil bak terbuka Gran Max hitam dengan plat B 9953 BAB Misno itu dilengkapi atap dari terpal yang disangga oleh tiang bambu untuk melindungi penumpangnya dari panas maupun hujan.
"Nggak lah kalau kenapa-napa. Sudah biasa, hampir tiap tahun nganter nggak apa-apa. Bismillah aja, namanya juga nolong orang lah," ungkap Misno sambil tersenyum.
(ear/ndr)











































