Misalnya saja siang ini, Sabtu (2/8/2014) di Tol Cikampek arah Jakarta. Di Km 42 di kawasan rest area laju kendaraan tersendat. Kecepatan hanya 10-20 Km/jam sejak Km 45.
"Macetnya di rest area saja, lewat situ lancar," terang Billy yang baru saja mudik dari Bandung dan akan kembali ke rumahnya di Tebet, Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bersantai sejenak melepas penat dan lelah menjadi pilihan. Para pemudik ini memang dianjurkan untuk beristirahat guna menghindari kecelakaan. Tapi ya itu tadi, mobil yang tak tertib parkir di bahu jalan berimbas macet panjang.
Contoh lainnya pada 28 Juli lalu di hari lebaran, kemacetan panjang terjadi di tol Cikampek. Dari arah Jakarta kendaraan tersendat di Km 19. Di lokasi rest area itu banyak pengendara yang melepas lelah. Kemudian juga di rest area setelahnya, kemacetan panjang kembali terjadi.
Mungkin, kalau diibaratkan dengan jalur biasa, rest area ini mirip seperti kemacetan di pasar tumpah. Perlu penanganan petugas agar kendaraan tak tersendat, utamanya juga kedisiplinan pengendara.
Dan satu penyebab lainnya, selain akibat mobil mogok dan kecelakaan, yakni gerbang tol. Di musim mudik dengan volume kendaraan amat luar biasa, juga perlu ada penanganan soal urusan gerbang tol itu. Kepadatan karena antrean di gerbang tol ini juga bisa sampai lebih dari 2 Km. Namun pengendara tetap harus bersabar dan berhati-hati.
Bagi Anda yang terjebak macet silakan berbagi foto ke redaksi@detik.com atau pasangmata.com. Jangan lupa sertakan nomor telepon Anda. Semoga selamat sampai tujuan!
(ndr/mad)











































