Akibat terjebak kemacetan di sejumlah titik, bus-bus yang menuju Yogyakarta mengalami keterlambatan berjam-jam. Terlambatnya bus-bus ini, menyebabkan terjadinya penumpukan penumpang di terminal bus Giwangan Yogyakarta.
Ratusan penumpang terlihat antre untuk menunggu bus datang. Mereka sudah menunggu sejak pagi. Sri Sumaryanto(52), penumpang bus jurusan Yogyakarta-Purwokerto ini mengaku sudah 3 jam lebih antre dan belum juga diangkut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala UPT terminal penumpang Giwangan Yogyakarta, Bekti Zunanta, mengatakan jalur dari arah timur maupun barat terjadi kemacetan. Dari arah barat terjebak macet di Buntu dan Kuotoarjo sampai Purworejo. Dari arah timur macet dari arah Ngawi sampai Sragen.
"Dari Surabaya yang biasa ditempuh 8-9 jam menjadi 17 jam. Untuk bus dari Solo 6 jam baru sampai Yogya, padahal biasanya hanya ditempuh 2,5 jam," kata Bekti di terminal Giwangan Yogya.
Karena kemacetan, bus-bus ekstra harus dikerahkan. Untuk keberangkatan ke Jakarta sudah memberangkatkan 43 bus, Surabaya 16 bus, Purwokerto 8 bus dan Purworejo 15 bus. Total bus tambahan yang telah dikeluarkan untuk melayani angkutan lebaran sudah sebanyak 752 bus. Padahal bus cadangan yang disiapkan hanya 825 bus.
Puncak arus balik di terminal Giwangan Yogya, diprediksi akan terjadi hari Minggu (2/8) besok. Diperkirakan sekitar 40 ribu penumpang, akan memadati terminal bus Giwangan.
(aan/aan)











































