Aksi penertiban ini sesuai instruksi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok). Penertiban salah satu wilayah di Pasar Klender, Duren Sawit dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Husein Murad dan Kasatpol PP Syahdona. Sebanyak 275 anggota satpol PP dibantu puluhan anggota TNI Polri sibuk melakukan penertiban.
Usai apel di kecamatan Pulogadung, ratusan petugas bergerak menyisir ke Pasar Klender. Sesampai di sana, petugas langsung bergerak cepat menertibkan lapak liar. Aksi tarik menarik pedagang dengan petugas pun tidak dapat dihindarkan. Terlihat seorang ibu menahan lapaknya seorang diri. Meski melawan delapan petugas Satpol PP, ibu itu tidak kalah tenaga juga.
"Ini meja saya mau dibawa ke mana," ujar sang ibu sambil menarik meja, Sabtu (2/8/2014).
Dalam penertiban ini, petugas menerjunkan satu alat berat untuk memindahkan puing lapak pedagang. Puluhan truk juga disiapkan untuk mengangkut puing-puing lapak pedagang. Petugas juga menutup akses Jalan Raya Bekasi Timur yang menuju Pasar Klender.
Kasatpol PP Syahdona menjelaskan penertiban ini merupakan salah satu program pasca Lebaran. "Pasar Klender, Pasar Jatinegara, Jalan DI Panjaitan, Pasar Gembrong, Jalan Kalimalang, Pasar Obor di kawasan Pasar rebo, Jalan Raya Bogor di depan pabrik Kong Huan, dan di Pulogadung tak jauh dari terminal. Tidak menutup kemungkinan ada titik lain yang juga kami bersihkan mengingat wilayah Jakarta Timur sangat luas," ujar Syahdona.
Ia mengatakan lapak-lapak yang telah diangkut ke atas truk. Rencananya akan disimpan ke dalam gudang Satpol PP di Cakung, Jakarta Timur.
"Di sini ada 350 lapak yang berjualan mulai di trotoar, bahu jalan, termasuk di kolong jembatan. Setidaknya dari hasil penertiban sudah ada 24 truk yang mengangkut barang-barang itu ke Cakung," ungkapnya.
(edo/aan)











































