"Jumlah yang dikeluarkan kan 200 gelang tiap warna, tapi saat dihitung kembali ternyata jumlahnya berkurang, berarti ada banyak pengunjung yang mungkin batal naik ke puncak dan membawa gelangnya pulang. Mungkin mereka ngebet juga ya menjadikan itu sebagai suvenir," kata Kepala Unit Pengelola Tugu Monas, Rini Hariyani di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/8/2014).
Padahal, petugas UP Tugu Monas sudah melakukan antisipasi agar gelang warna berbahan karet itu tidak dibawa pulang. Para pengunjung saat mengantre di depan lift yang hendak naik ke Tugu Monas ditarik karcis plus gelangnya.
Selain itu, menurut Rini, ada beberapa gelang yang juga rusak lantaran ditarik terlalu kencang sampai putus. Sayangnya dia mengaku belum mendapat laporan pasti berapa jumlah gelang yang putus dan hilang dibawa pengunjung. Petugas di bagian tiket juga tidak memberikan informasi pasti ketika detikcom mengkonfirmasi.
Sementara itu, Rini menyebutkan jumlah wisatawan yang naik ke puncak Tugu Monas berjumlah 1.572 orang. Sedangkan yang berkunjung ke kawasan Monas pada H+4 Lebaran kali ini totalnya 7.349 orang. Jumlah itu berkurang 50% dibanding pengunjung Monas pada H+4 Lebaran tahun lalu, yakni 15.160 orang.
(ros/nwk)











































