Penurunan ini diakui oleh Kepala Unit Pengelola Tugu Monas, Rini Hariyani. "Iya memang jumlah pengunjungnya menurun dibanding hari raya Lebaran tahun lalu," kata Rini saat berbincang dengan detik.com, di kantornya di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/8/2014).
Rini menjelaskan, selama tiga hari libur lebaran ini, jumlah pengunjung per harinya tak sampai 10 ribu. Pada hari kedua lebaran Selasa (29/7/2014) jumlah pengunjung sebanyak 8.995. Sedangkan Rabu (30/7/2014) sebanyak 9.765 orang dan Kamis (31/7/2014) sebanyak 9.145.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rini penurunan jumlah pengunjung pada masa libur Lebaran tersebut bukan disebabkan berkurangnya pelayanan tapi karena tidak bertepatan dengan masa libur sekolah.
"Saat itu kan liburannya pada masa libur anak sekolah, jadi tahun lalu banyak rombongan dari sekolah yang berkunjung ke Monas," jelas Rini.
Dia menambahkan, kondisi tahun ini berbeda karena masa Lebaran tak lagi bertepatan dengan hari libur sekolah melainkan pada awal tahun ajaran.
"Jadi tahun ini enggak ada sama sekali rombongan sekolah," ucap Rini.
Rini menyanggah bahwa masyarakat mulai enggan ke Monas karena pelayanan. Dia menilai antusiasme warga tetap tinggi. Hal ini terlihat dari peningkatan pengunjung yang mencapai 400% dibanding hari biasa.
Pihak UPT Monas memang sudah berusaha menarik antusiasme pengunjung antara lain dengan menyediakan panggung hiburan berupa kesenian tradisional dan akustik di pelataran tugu Monas. Namun pantauan detikcom, kebanyakan wisatawan lebih banyak yang duduk di bawah pohon di areal taman Monas atau sambil bermain memanfaatkan penyewaan sepeda dan mini scooter ilegal.
(ros/nwk)











































