"Pak foto bareng dong," pinta wartawan kepada SBY di kediaman pribadinya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).
"Boleh, sebelum jatuh tempo," jawab SBY sambil terkekeh.
Saat itu SBY memang baru saja usai menggelar jumpa pers dadakan. Isi jumpa pers itu mulai dari konflik Palestina-Israel, tragedi Malaysia Airlines MH17, arus mudik 2014 . Namun fokus utama jumpa pers mengenai kekesalan SBY terhadap pemberitaan.
Saat hendak melangkah untuk masuk kembali ke kediamannya sambil ditemani Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, SBY pun 'dicegat' wartawan untuk meminta foto. Tanpa mikir panjang, SBY pun menyambut dengan baik.
Suasana pun langsung menjadi riuh. Awalnya lokasi pemotretan berada di tangga pendopo. Namun SBY meminta agar lokasi dimajukan sedikit sehingga terkena sinar matahari.
"Harus kerjasama yang baik yah dengan presiden yang baru," ucap SBY saat foto bersama itu.
Giliran Paspampres yang jadi sibuk menjaga SBY. Beberapa dari mereka sibuk memberi komando agar jurnalis tidak menempel dekat dengan presiden.
"Mas, jangan megang pundak bapak," pinta salah satu anggota Paspampres dari arah belakang.
Usai foto, giliran ajakan selfie yang harus dilakoni SBY. Dan lagi-lagi, dengan senang hati, SBY menyambut ajakan itu. SBY tidak ragu berdiam beberapa saat untuk melayani ajakan selfie. Bahkan dia juga memenuhi 'cegatan' salah seorang jurnalis saat kembali hendak melangkah masuk.
(mok/try)











































