Pantauan tersebut dilakukan pada tujuh daerah, yaitu Ciasem, Sadang, Ciamis, Merak, Cisarua, Cicurug, dan Cileunyi. Dari seluruh daerah tersebut, jumlah pemudik yang kembali, yang menggunakan mobil pribadi turun cukup signifikan dibandingkan Lebaran tahun lalu.
Di Ciasem, jumlah pemudik yang kembali ke tempat tinggalnya dengan menggunakan mobil pribadi turun sebanyak 67,13 persen, Sadang turun 61,76 persen, Ciamis turun 108,58 persen, Merak turun 133,07 persen, Cisarua turun 37,81 persen, dan Cileunyi turun sebanyak 97,27 persen. Hanya di Cicurug yang penurunannya terbilang rendah, yaitu 1,27 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, data H+2 belum tetap karena data yang masuk ke posko sangat dinamis. βKami pilih tujuh daerah tersebut karena bisa menggambarkan orang yang mudik ke daerah asalnya dan kembali ke tempat tinggal," kata Ketua Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2014 Kemenhub Sudirman Lambali saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/7).
Ada pun bila dibandingkan dengan kondisi normal, pengguna mobil pribadi di tujuh daerah tersebut mengalami kenaikan sebesar 3-47 persen bila dibandingkan dengan kondisi normal. Namun, di Cisarua terjadi penurunan sebesar 22,34 persen, sedangkan di Cileunyi penurunannya 20,97 persen.
Penurunan juga terjadi di pengguna sepeda motor. Di tujuh daerah tersebut terjadi penurunan pengguna sepeda motor dibandingkan dengan kondisi normal. Akan tetapi, terjadi peningkatan dibandingkan kondisi normal di Ciamis sebanyak 16,84 persen serta Merak naik sejumlah 18,18 persen.
"Penurunan pengguna sepeda motor dan mobil pribadi disebabkan oleh meningkatnya pengguna pesawat terbang dan kereta api tahun ini," ujar Sudirman.
Pantauan sejak H-7 sampai dengan H+1, terjadi peningkatan penumpang pesawat pada penerbangan domestik sebesar 9,42 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan untuk penerbangan tujuan luar negeri, peningkatan sebesar 1,85 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu. "Kebanyakan warga Indonesia berlibur ke Singapura," ujar Sudirman.
(brn/brn)











































