TNI Sudah Evakuasi 2.500 Jenazah di Banda Aceh

TNI Sudah Evakuasi 2.500 Jenazah di Banda Aceh

- detikNews
Kamis, 30 Des 2004 18:27 WIB
Jakarta - Apa yang telah dilakukan personel TNI di Aceh pasca gempa? Sampai hari ini, personel TNI berusaha menuntaskan evakuasi jenazah yang terkonsentrasi di Lambaro, Banda Aceh tiada henti, 24 jam sehari. Sudah 2.500 jenazah yang dievakuasi dan dimakamkan secara massal. Penjelasan ini disampaikan Dan Satgas Penerangan Mabes TNI di Banda Aceh Kolonel CAJ Ahnmad Yani Basuki dalam konferensi pers melalui teleconference yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (30/12/2004). Kol Ahmad Yani sendiri berada di Banda Aceh. Menurut Yani, selain mengangkut mayat-mayat, aparat TNI juga melakukan penyisiran di semua tempat dan melakukan pemakaman massal di Lambaro. "Penyisiran dan pengangkutan jenazah juga dilakukan di Aceh Simpang, Blang Padang, Blang Temen, dan Lhoknga," kata Yani. Kesulitan yang dihadapi, kata Yani, ada beberapa jenazah yang berada di tengah puing reruntuhan dan lumpur. Sementara alat berat yang dipersiapkan, digunakan terlebih dulu untuk membersihkan lumpur-lumpur yang ada di pinggir jalan, agar jalan itu bisa dilalui untuk distribusi logistik. TNI juga telah mendatangkan pasukan tambahan 5 SSK ke Aceh. Mereka antara lain dari 1 SSK Armed Kodam I Bukit Barisan, 1 SSK Kavaleri, dan 1 SST Zeni. Selain itu juga telah dikirimkan 419 personel yang terdiri dari 1 SSK Arhanud, 1 SSK Yonif 122, 1 SSK Yonif 126, 1 Yonkes yang berjumlah 68 orang. Untuk pendistribusian logistik, TNI menggunakan 24 truk milik Koops TNI. "Distribusi melalui jalur udara, dengan menggunakan pesawat Cassa ke daerah-daerah jauh sepetri Pidie dan Meulaboh. Untuk sementara, karena bandara di Meulaboh belum bisa didarati pesawat, maka bantuan itu dijatuhkan dari atas," ungkapnya. Saat ini, kata Yani, tim personel TNI masih mengupayakan menembus Meulaboh menggunakan jalan darat. "Jalur darat menuju Meulaboh terputus, karena jembatan di Lhoknga, yang menghubungkan Banda Aceh dengan Meulaboh ambruk," kata dia. Sementara itu pejabat penerangan Mabes TNI Kolonel DJ Nachrowi mengumumkan personel TNI yang tewas dan hilang di Aceh akibat tsunami. "Jumlahnya, anggota yang meninggal dan hilang 517 orang, luka 54 orang," kata dia. Sementara keluarga TNI yang hilang dan tewas mencapai 363 orang. Sedangkan jumlah kendaraan TNI yang rusak 20 unit. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini