Menanggapi laporan ini, Kapolda Banten, Brigjen Pol M. Zulkarnain terjun langsung 'blusukan' mengatur anggotanya yang mengatur lalu lintas.
"Kami sedang upayakan untuk diurai karena yang jadi kendala adalah sarana prasarana jalannya terbatas. Sementara volume kendaraannya melebihi kapasitas daya tampung," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara sarana jalannya banyak yg rusak dan sempit, berapa puluh anggota dijejerkan dan pagar betispun tidak mampu cepat mengurai kemacetan. Namun perlahan diatur agar tetap bergerak meskipun tersendat," tuturnya
Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah wisatawan diprediksi lebih dari 10.000 orang. Jumlah kendaraan pun sangat padat dengan rincian jumlah roda dua 1.085 unit, roda empat 895 unit, dan bus 100 unit. Dilaporkan pula bahwa pada arus wisata ini, selama 2 jam terakhir ini nihil kecelakaan.
Sementara itu kekuatan Polda yang diterjunkan berjumlah 220 personil dan dari satuan brimob 50 personil. Perkembangan hingga malam ini situasi arus dari cilegon menuju anyer sebagai berikut: Kecamatan Ciwandan atau pospam 4 situasi arus padat merayap arus lancar anggota kepolisian yang bertugas berjumlah 83 personil, Kecamatan Anyer pospam 5 arus lancar dan wisatawan sudah masuk ke hotel dan pantai sementara anggota kepolisian berjumlah 80 personil, dan Kecamatan Cinangka pospam 6 situasi arus lancar polisi berjaga sebanyak 60 personil.
"Solusi ke depannya memang harus dilanjutkan upaya pelebaran jalan dan buat jalan alternatif yang banyak untuk mengarah ke tempat wisata di Anyer (Serang) sampai dengan Carita (Pandeglang). Pihak Pemda harus segera membangun sarana tersebut, saat ini saya ada di tengah kemacetan dan saya lihat anggota aktif di lapangan dari pagi buta sampai malam sesuai dengan tupoksinya," tandas Kapolda.
(rvk/rvk)











































