Pengunjung TMII yang berjalan kaki tak hanya harus membayar tiket masuk dan harga wahana yang tarifnya dinaikkan dari harga hari-hari normal. Mereka harus membayar Rp 5.000 per orang, jika ingin menumpang bis wisata menuju wahana yang diinginkan.
"Iya mahal. Sekali jalan udah Rp 5 ribu satu orang. Tempat hiburannya kan jauh-jauh, capek kalau jalan kaki terus. Tapi kalau berkali-kali naik bus tekor juga. Apalagi kalau kita ramai-ramai," keluh salah seorang pengunjung TMII yang sempat naik bus wisata bernama Dahlia (36) dari Tangerang kepada detikcom di TMII, Jakarta Timur, Selasa (29/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mending uangnya untuk naik permainan-permainan saja," kata Rahma yang datang bersama teman-teman arisannya dari Depok.
Sementara pengelola TMII mengaku terpaksa tidak menggratiskan bus wisata karea operasionalnya yang tinggi. Alasan lainnya juga karena tidak adanya subsidi dari pemerintah.
"Bus wisata operasionalnya tinggi. Dulu memang gratis, tapi bensin nggak bisa subsidi. Tapi tarifnya masih terjangkau kok. Semoga ke depan bisa digratiskan," tukas Manajer Pusat Informasi, Budaya dan Wisata Suryandoro di kantor pengelola TMII.
Suryandoro juga menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan memberi bantuan berupa shuttle busway di depan pintu masuk TMII. "Ya tahun 2015 rencananya," tutup Suryadoro.
(ear/vid)











































