Minta Oknum Aparat Ditindak, KPK Tegaskan Sidak Pemeras TKI Baru Permulaan

Minta Oknum Aparat Ditindak, KPK Tegaskan Sidak Pemeras TKI Baru Permulaan

- detikNews
Minggu, 27 Jul 2014 17:45 WIB
Minta Oknum Aparat Ditindak, KPK Tegaskan Sidak Pemeras TKI Baru Permulaan
Ketua KPK Abraham Samad saat sidak di Bandara Soetta
Jakarta - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto berharap kasus pemerasan terhadap TKI di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dapat ditindaklanjuti setelah adanya aduan dari para korban. Bambang juga meminta dugaan keterlibatan oknum aparat tetap diproses.

"Atas pihak yang diamankan sesuai info Bareskrim Polri, kasus atas aparat dan angkatan diserahkan pada provost masing-masing institusi agar kasusnya ditindaklanjuti," kata Bambang dalam pesan singkat, Minggu (27/7/2014).

Terhadap pada sipil yang terlibat pemerasan, polisi diharapkan bertindak tegas bila pelaku mengulangi perbuatannya. "Diusulkan juga agar wajah yang diamankan segera ditayangkan agar diketahui publik," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang menegaskan, inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan hanyalah permulaan dari upaya memberantas komplotan pemeras juga menyusun perbaikan sistem. "Langkah awal ini barulah shocking saja," tegas Bambang.

KPK bersama Bareskrim Polri dan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian (UKP4) pada Jumat (25/7) tengah malam hingga Sabtu (26/7) dini hari menggelar sidak ke kantor PT Angkasa Pura II Bandara Soetta terkait dengan penanganan TKI.

Dalam sidak itu, KPK menahan 18 orang, termasuk di antaranya oknum TNI dan Polri. Sidak dilakukan karena adanya aduan dari masyarakat mengenai pemerasan terhadap para TKI yang baru tiba di Indonesia. Tujuan pihaknya melakukan sidak untuk memperbaiki proses tata kelola TKI.

(fdn/imk)


Berita Terkait