18 Pemeras TKI Dibebaskan, UKP4: Kalau 'Otak' tak Ditelusuri, Sidak Sia-sia

18 Pemeras TKI Dibebaskan, UKP4: Kalau 'Otak' tak Ditelusuri, Sidak Sia-sia

- detikNews
Minggu, 27 Jul 2014 15:56 WIB
18 Pemeras TKI Dibebaskan, UKP4: Kalau Otak tak Ditelusuri, Sidak Sia-sia
Jakarta - Staf Ahli Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian (UKP4) Yunus Husein menyayangkan keputusan Polda Metro Jaya membebaskan 18 orang komplotan pemeras TKI di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Polisi seharusnya menelusuri otak jaringan komplotan pemeras.

"Mereka itu banyak pemain lama, sehingga harus didalami untuk penegakan hukum. Otak komplotan ini harus diungkap, kalau nggak begitu, nggak ada gunanya," kata Yunus Husein saat dihubungi, Minggu (27/7/2014).

Dia menegaskan penyelidikan atas pemerasan para TKI juga diperlukan untuk pembenahan sistem. Dengan begitu TKI yang datang membawa hasil kerja keras di luar negeri, bisa kembali ke kampung halaman dengan aman dan tenang. "Jangan sampai rakyat khususnya TKI pupus harapannya," sambung Yunus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pembebasan dilakukan karena tidak ada bukti pemerasan yang dilakukan ke-18 orang yang diamankan saat sidak KPK, Polri dan UKP4. "Pada saat terjaring, sedang belum ada transaksi jasa angkutan antara oknum dengan TKI. Karena TKI-nya belum datang, belum ada korban dari TKI," ujar Rikwanto.

Bagi Yunus, pembebasan para pemeras kurang tepat, sebab polisi harus lebih dulu menuntaskan penelusuran terkait komplotannya. "Kurang tepat karena pelanggaran padanya bukan delik aduan, memang korban diperlukan untuk membuktikan pemerasan atau penipuan yang dilakukan," sambungnya.

(fdn/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads