Antrean Kendaraan Sepanjang 3 Km Padati Pelabuhan Ketapang Jatim

Mudik 2014

Antrean Kendaraan Sepanjang 3 Km Padati Pelabuhan Ketapang Jatim

- detikNews
Minggu, 27 Jul 2014 08:20 WIB
Antrean Kendaraan Sepanjang 3 Km Padati Pelabuhan Ketapang Jatim
Ardian/detikcom
Banyuwangi - Tidak hanya arus mudik saja yang membuat pelabuhan ASDP Gilimanuk, Bali,‎ dipenuhi kendaraan yang mau menyeberang ke Pulau Jawa. Di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, juga dipenuhi oleh kendaraan yang akan menyeberang ke Bali.

Mereka adalah masyarakat yang memanfaatkan libur panjang hari raya untuk berlibur ke Bali. Saking padatnya, areal parkir pelabuhan ASDP Ketapang tidak bisa menampung kendaraan yang kebanyakan bernopol kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta itu.

Antrean kendaraan terpaksa menggunakan badan jalan yang menuju pintu gerbang pelabuhan. Bahkan panjang antrean mencapai 3 Km lebih. Polisi yang sejak dinihari berjaga, terus mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Arus liburan ini mulai padat sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tadi. Kita lakukan 2 rekayasa lalu lintas agar tidak macet di sekitar pelabuhan," ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Tri Bisono Sumiharso kepada detikcom, ‎saat memantau langsung di Pelabuhan, Minggu (27/7/2014).

Menurut Kapolres Tri, agar tidak terjadi kemacetan, pihaknya melakukan pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan yang akan dan dari Situbondo melalui jalan lingkar Ketapang. Sementara kendaraan yang akan menyebrang ke Bali diperbolehkan masuk ke jalan depan pelabuhan.

"Sebelum masuk ke pelabuhan, mereka harus masuk dan antre di kantong parkir di areal stasiun Banyuwangi Baru. Satu persatu kita ‎berangkatkan ke pelabuhan," tandas Kapolres Tri.

Sementara itu, Linda (35) warga Surabaya mengaku memanfaatkan libur panjang hari raya lebaran ini untuk berlibur ke Bali. Menurutnya, 'mumpung' libur panjang, dirinya dan keluarganya memutuskan berlibur ke pulau dewata ini.

"Kita liburan sebab pembantu kami sedang libur lebaran. Bali memang indah," pungkasnya.

(vid/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads