Berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Sabtu (26/7) sore dan tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang (27/7) pagi harinya, ribuan pemudik itu bisa membawa motor mereka yang nantinya diparkir di car deck.
Dengan menumpang kapal milik PT Pelni yaitu KM Ciremai, mereka berbondong-bondong menyesaki setiap dek kapal yang memang melayani perjalanan mudik gratis ini. Saat detikcom berkesempatan berkeliling setiap sudut kapal, ternyata ada pemandangan menarik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi yang lucu, dia masih mengenakan helm berwarna hitam sembari terlelap. Seolah tidak peduli dengan sekitarnya, pria itu cuek saja dan sepertinya sudah terbulai di alam mimpi.
Pemandangan seperti ini sebenarnya sangat lazim ditemui di kapal-kapal yang mengangkut pemudik motor. Kebanyakan dari mereka pasti membawa serta helm mereka, mungkin takut tertukar atau hilang.
Mudik dengan KM Ciremai kali ini cukup istimewa karena ditemani oleh Direktur Utama PT Pelni yang baru saja menjabat beberapa bulan, yaitu Sulistyo Wimbo Hardjito serta Direktur Komersial PT Pelni, Elfien Goentoro.
"Tujuan pemerintah ini kan keselamatan, seperti diketahui tiap tahun ribuan pemotor jadi korbannya ketika mudik. Pernah juga dari Kemenhub dengan kereta, tapi sepi peminat karena kalau kereta beda ngangkut motor sama orangnya. Kalau ini sudah bagus, memudahkan para pengguna karena begitu turun dari kapal bisa langsung naik motornya," kata Wimbo saat berbincang dengan para wartawan di atas kapal.
KM Ciremai sendiri berangkat dari Tanjung Priok sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (26/7) dan tiba di Semarang pada pukul 07.00 WIB, Minggu (27/7). Meski perjalanan cukup lama tetapi laju kapal sangat stabil dan juga cuaca cukup mendukung meski sempat hujan petir saat malam hari.
(dha/vid)











































