Dari tahun ke tahun, pemudik motor tak pernah lepas dari pandangan ketika musim mudik lebaran. Padahal sebenarnya, para pemudik motor itu bisa tetap berlebaran dengan membawa motor mereka ke kampung halaman via jalur laut.
Seperti tampak di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (27/7/2014). Ribuan pemudik motor memanfaatkan layanan mudik gratis dari PT Pelni yang bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan. Mereka diantar dengan menggunakan KM Ciremai dari Jakarta menuju ke Semarang tanpa mengeluarkan biaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edi tak hanya sendiri. Ribuan pemudik lainnya juga ikut memenuhi kapal yang juga membawa serta motor mereka. KM Ciremai sendiri merupakan kapal Pelni dengan karakter 3 in 1.
"Tahun kemarin juga saya ikut mudik naik kapal gini. Enaknya soalnya langsung bisa bawa motor jadi nggak capek di jalan," ujar Sodikin (36) senada dengan Edi.
Saat detikcom berkesempatan berkeliling kapal ditemani dengan Mualim II Chaerudin. Tampak di setiap sudut dek selalu ada pemudik yang menggelar tikar untuk tidur. Sebagian dari mereka yang tidak kebagian kasur biasanya tidur di sepanjang dek.
Namun, raut cerah mereka menyambut kampung halaman tak bisa lepas dari wajah mereka. Mereka tidur sembari menumpuk barang bawaan. Ada pula yang bersama istri dan anak, ada pula yang berkumpul bersama kawan sejawat.
Memang kapal ini berbeda dengan kapal-kapal penyeberangan yang cenderung bergoyang diterjang ombak. KM Ciremai ini lebih stabil dalam perjalanannya. Seolah-olah hampir tak terasa jika kita sedang di dalam kapal.
(dha/vid)










































