"Perlu diketahui bahwa Ibu Elza diberhentikan dari jabatan partai dan keanggotaan partai bukan hanya karena ia mendukung pihak lain, tetapi pernyataannya dimuka umum yang disiarkan oleh banyak media," kata Ketua DPP Hanura Saleh Husin kepada detikcom, Minggu (27/7/2014).
Seperti diketahui, tak lama setelah Wiranto membuat pernyataan soal pemberhentian Prabowo dari TNI, Elza menggelar jumpa pers yang mengkritik keras mantan Panglima ABRI itu. Langkah itulah yang melatarbelakangi pemecatan Elza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saleh mengungkapkan, sebelum memecat Elza, Hanura telah menjalankan mekanisme internal untuk kader partai yang dianggap 'mbalelo'. Elza sudah dipanggil Badan Kehormatan Hanura, namun tak pernah datang.
"Sehingga sesuai mekanisme organisasi partai serta atas pertimbangan tertib organisasi, maka yang bersangkutan diberhentikan dari keanggotaan partai," ujarnya.
"Karena kalau hal seperti itu dibiarkan, maka organisasi bisa rusak. Juga perlu diketahui bahwa kebebasan dalam bersikap diizinkan namun tentu ada mekanismenya," imbuh Sekretaris Fraksi Hanura DPR ini.
(trq/vid)










































