Pesta Kembang Api Ancol Batal, Jadi Pentas Seni Peduli Aceh

Pesta Kembang Api Ancol Batal, Jadi Pentas Seni Peduli Aceh

- detikNews
Kamis, 30 Des 2004 16:20 WIB
Jakarta - Setelah banjir kritik, akhirnya manajemen Ancol membatalkan pesta kembang api yang sebelumnya menjadi jualan utama pesta pergantian tahun. Acara keramaian tetap ada, tapi lebih pada aksi penggalangan dana."Pesta kembang api yang menjadi ciri khas setiap pergantian tahun, kali ini ditiadakan," demikian rilis PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) seperti yang diterima detikcom, Kamis (30/12/2004) pukul 16.00 WIB."Malam tahun baru kali ini bukan menjadi malam hura-hura dan kemeriahan, melainkan malam pengiriman doa bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa bumi dan tsunami di Aceh," kata Dirut PT PJA Tbk, Budi Karya Sumadi.Disebutkan, melihat perkembangan Aceh pada dua hari terakhir, manajemen PJA memutuskan untuk benar-benar mengubah konsep acara tahun baru kali ini menjadi acara yang bernuansakan keprihatinan atas musibah di Aceh.Format acara yang sebelumnya bertajuk "Jelang Fajar Kosong Lima" akan berubah menjadi "Pentas seni, doa dan amal peduli Aceh bersama warga Jakarta." Acara itu akan menghadirkan juga tokoh agama untuk memimpin doa pada malam pergantian tahun. Sementara, nuansa putih akan menghiasi seluruh panggung dan tema acara.Artis yang telah teken kontrak akan tetap hadir. Tapi lagu-lagunya tidak akan bernuansa keras atau pun hingar bingar. "Acara menjadi acara amal bagi pejabat yang hadir, artis maupun penonton," tulis PJA. Juga akan dinyalakan lilin untuk memperkuat nuansa doa dan keprihatinan.Budi Karya menegaskan, apa yang dilakukan pihaknya adalah bentuk keprihatinan yang mendalam pada musibah Aceh. "Kami tidak hanya sekadar memberikan hiburan, tapi juga mengajak penonton berpartisipasi memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita di Aceh. Selama acara berlangsung, kami akan menggalang dana dari para penonton yang hadir serta dari seluruh artis pendukung yang mengisi seluruh acara yang diadakan di 10 tempat di Ancol. Seluruh dana yang terkumpul akan digabungkan dengan dana sumbangan PJA akan diserahkan kepada masyarakat Aceh korban bencana," urai Budi Karya.Akankah acara ini mampu menghipnotis pengunjung untuk solider pada Aceh dan melupakan kegembiraan yang meluap? (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads