Pria bernama Slamet ini rencananya hendak merayakan lebaran di Solo, Jawa Tengah bersama anak istrinya. Korban sendiri baru pulang merantau kerja di Bangka Belitung. Sesampai di Bandara Soekarno-Hatta korban ditawari pulang dengan mobil Toyota Kijang Kapsul oleh orang tak dikenalnya.
"Saya ditawari naik mobil jenis Kijang, katanya mau antar ke Pulogadung, saya ikut," ujar pria yang belum sadar sepenuhnya di Posko Kesehatan, Terminal Bus Kampung Rambutan, Sabtu (26/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya nggak tahu dimana tepatnya, tiba-tiba dia nawarin minum gitu di gelas, semacam jamu, Setelah itu pusing dan nggak sadar," katanya.
Begitu sadar, Slamet mengalami sakit di kepala. Ia pun tidak sadar kalau dirinya tertidur di Trotoar Pinggir Jalan Supriyadi, Ciracas, Jakarta Timur.
"Tadi dibawa sama supir angkot trus dibawa ke Pos Polisi Terminal Kampung Rambutan," tuturnya.
Jerih payah Slamet selama satu tahun pun hilang dibawa pelaku. Korban yang merupakan warga Kabupaten Sragen, Kecamatan Masaran, Desa Bulakrejo RT 30/02 itu kini masih terbaring lemas di Posko Kesehatan Terminal Bus Kampung Rambutan.
"Semua pakaian hilang, sisanya cuma yang saya pakai. Duit Rp 2 juta lebih dan HP hilang," ungkapnya.
(edo/imk)










































