Usai Minum Jamu, Pemudik Ini Tak Sadarkan diri di Terminal Kp Rambutan

Usai Minum Jamu, Pemudik Ini Tak Sadarkan diri di Terminal Kp Rambutan

- detikNews
Sabtu, 26 Jul 2014 15:35 WIB
Jakarta - Niat hati ingin merayakan lebaran di kampung halaman, pria ini jadi korban pembiusan orang tak dikenal. Alhasil harta benda pun dibawa pelaku kriminal di Terminal Kampung Rambutan.

Pria bernama Slamet ini rencananya hendak merayakan lebaran di Solo, Jawa Tengah bersama anak istrinya. Korban sendiri baru pulang merantau kerja di Bangka Belitung. Sesampai di Bandara Soekarno-Hatta korban ditawari pulang dengan mobil Toyota Kijang Kapsul oleh orang tak dikenalnya.

"Saya ditawari naik mobil jenis Kijang, katanya mau antar ke Pulogadung, saya ikut," ujar pria yang belum sadar sepenuhnya di Posko Kesehatan, Terminal Bus Kampung Rambutan, Sabtu (26/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Slamet berniat ingin menghemat uang perjalanan. Ia pun menerima ajakan pria tak dikenalnya itu ke Pulogadung.

"Saya nggak tahu dimana tepatnya, tiba-tiba dia nawarin minum gitu di gelas, semacam jamu, Setelah itu pusing dan nggak sadar," katanya.

Begitu sadar, Slamet mengalami sakit di kepala. Ia pun tidak sadar kalau dirinya tertidur di Trotoar Pinggir Jalan Supriyadi, Ciracas, Jakarta Timur.

"Tadi dibawa sama supir angkot trus dibawa ke Pos Polisi Terminal Kampung Rambutan," tuturnya.

Jerih payah Slamet selama satu tahun pun hilang dibawa pelaku. Korban yang merupakan warga Kabupaten Sragen, Kecamatan Masaran, Desa Bulakrejo RT 30/02 itu kini masih terbaring lemas di Posko Kesehatan Terminal Bus Kampung Rambutan.

"Semua pakaian hilang, sisanya cuma yang saya pakai. Duit Rp 2 juta lebih dan HP hilang," ungkapnya.

(edo/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini