"Korban terobos palang pintu kereta, di saat bersamaan ada kereta yang melewati perlintasan itu," ujar Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Aswin, dalam pesan singkat, Sabtu (26/7/2014).
Aswin mengatakan korban pun langsung terpental jauh. Anggota Polri ini tewas mengenaskan.
"Korban terpental kurang lebih 25 meter arah barat sebelah kanan. Korban diketahui langsung meninggal di tempat (kondisi badan hancur namun masih utuh)," ungkapnya.
Bripka Djumingan tertabrak kereta sekitar pukul 22.30 WIB, Jumat (25/7). Ia menerobos palang perlintasan kereta Api Indoporlen, tepatnya Rt 03/16, Desa Setia mekar, Tambun Selatan. Saat itu korban hendak pulang ke rumahnya di di Desa Mangun, Tambun Selatan.
(edo/try)











































