"Tidak ada ada oknum BNP2TKI yang ditahan. Semalam memang diperiksa, tapi tidak ada hal-hal yang mencurigakan," kata Kepala BNP2TKI Gatot Abdullah Mansyur saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (26/7/2014).
Gatot menjelaskan bahwa di kantor PT Angkasa Pura II, Terminal II Bandara Soetta, ada Badan Pelayanan Kepulangan TKI. Sebanyak 210 petugas disiagakan tiap harinya dan digilir dalam 3 shift.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sambut baik sidak itu. Akhir-akhir ini, kita sedang benahi untuk mengatasi pemerasan di bandara. Tadi malam ada gabungan KPK dan kepolisian, itu perkembangan yang positif," ucap mantan Dubes RI di Riyadh, Arab Saudi ini.
Sejak Jumat (25/7) tengah malam hingga Sabtu (26/7) dini hari, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sidak ke kantor PT Angkasa Pura II Terminal II Bandara Seokarno-Hatta (Soetta), Tangerang terkait dengan penanganan TKI. Dalam sidak itu, KPK menahan 18 orang, termasuk di antaranya oknum TNI dan Polri.
Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, sidak tersebut dilakukan karena adanya aduan dari masyarakat mengenai pemerasan terhadap para TKI yang baru tiba di Indonesia. Tujuan pihaknya melakukan sidak untuk memperbaiki proses tata kelola TKI. Karena banyak permasalahan, terutama pemerasan terhadap TKI.
(imk/try)










































