"Ada (pemudik) yang bawa anak kecil tapi tidak sebanyak tahun lalu," terang Kanit Turjawali (Pengaturan penjagaan pengawalan dan patroli) AKP Suryono kepada detikcom di pos pengamanan (pos pam) di perempatan Metropolitan Mall, Kalimalang, Jl Hasibuan, Bekasi, Sabtu (26/7/2014).
Menurut AKP Suryono, pihaknya tak dapat memberhentikan dan memberi imbauan kepada pemudik yang membawa anak. Hal itu karena pos pam tersebut bukan tempat check point yang dapat menyeleksi dan meminta pemudik yang membawa anak untuk melanjutkan perjalanan dengan kendaraan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemudik yang membawa anak pada titik ini disebut AKP Suryono merupakan warga Jakarta yang berangkat bukan dari titik awal atau pusat Jakarta. Sehingga tak terpantau dan diberhentikan sejak awal.
"Ini mereka yang lewat jalan sempalan, jadi bisa lolos sampai sini," AKP Suryono menambahkan.
Di lokasi yang sama, pemudik bernama Yus yang hendak pulang kampung dibonceng dengan suaminya, Rifki, mengaku terpaksa mengajak anaknya mudik dengan motor. Yus dan Rifki akan mudik menuju Tegal, Jawa Tengah.
"Iya sama anak juga. Nggak mungkin kita tinggal anak kita," tutur Yus kepada detikcom.
Sementara itu hingga saat ini tidak ada kecelakaan parah di sekitar pos pam di Kalimalang. Menurut AKP Suryono hanya terdapat beberapa kecelakaan ringan.
"Kecelakaan yang berarti tidak ada, hanya serempetan biasa. Tidak ada yang sampai pada penanganan polisi. Kita berikan imbauan menggunakan speaker. Apalagi kalau malam mereka cenderung ngebut. Kebanyakan anak muda yang mudik pakai motor," tutup AKP Suryono.
H-2 Idul Fitri hingga jelang siang hari ini pemudik bermotor sudah relatif sepi. Meski begitu peningkatan volume diprediksi akan terjadi sore nanti walau tidak sebanyak saat puncak arus mudik kemarin, Jumat (25/7/2014).
(ear/jor)











































