"Jadi kos-kosan aja deh, lu mau nggak nginap di sana?" seloroh Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2014).
"Nggak. Saya di rumah pribadi kayaknya," tambah Ahok .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya itu tiap pagi butuh merenung (menghadap) ke laut, renungin macam-macam," ujarnya.
Rumah dinas gubernur di Jalan Taman Suropati hanya akan ditempatinya untuk menerima tamu atau sekedar istirahat sejenak. Hal ini juga kerap dilakukan Ahok di rumah dinas wakil gubernurnya.
"Mungkin saya suruh adik saya aja nginap di situ, supaya ada hawa manusianya. Kalau pindah rumah dinas, anak-anak repot ke sekolahnya juga,"
Saat berbincang santai dengan wartawan di rumahnya, Ahok menyebut bila rumah yang ditempatinya saat ini memang dibangun untuknya saat akan mencalonkan sebagai gubernur di DKI tahun 2012.
"Jadi memang saya bangun pelan-pelan untuk persiapan jadi gubernur. Semua sudah saya pikirkan ruang rapat, ruang tidur ajudan, lokernya," ungkapnya.
Di rumah Ahok tersebut, memang terdapat ruang rapat yang dulu dijadikan tempat menjamu Megawati Soekarnoputri saat datang dengan Jokowi di hari Natal. Dalam rumah bergaya minimalis itu juga terdapat kolam ikan, kolam renang dan ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan.
(bil/jor)











































