"Dari tahun ke tahun trennya utara di banding selatan 2:1. Artinya traffic lebih banyak ke utara. Dengan adanya peristiwa di Jembatan comal ini traffic agak terbagi, itu membebani jalur lintas tengah dan selatan dan kebetulan juga kita mengalami di lintas selatan di Jembatan Cibaruyan yang kemaren juga amblas ya. itu juga memang harus diperbaiki," terang Bambang di Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (25/7/2014).
Menurut dia, diharapkan dengan kondisi di lapangan dalam 2 hari ini, petugas di lapangan bisa mengalirkan traffic yang ada dengan segala keterbatasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat macet mudik yang rutin tiap tahun, pemerintah terus berupaya menguranginya. Salah satunya dengan membangun jalur ganda kereta api.
"Kita bisa memberikan suatu peningkatan kapasitas kereta api. Itu dibuktikan sampai dengan hari ini 20 persen kira-kira di atas tahun lalu kapasitas yang bisa diangkut kereta api. Namun demikian toh tetap jalan raya masih menjadi yang terfavorit ya. 70 persen dari mudik ini melalui jalan raya dan itu mau tidak mau suka tidak suka, kita harus fasilitasi dengan baik, dengan misalnya penyelesaian jalur-jalur jalan tol," tutupnya.
(bar/ndr)











































