Mari Boikot Pesta Tahun Baru

Pembaca:

Mari Boikot Pesta Tahun Baru

- detikNews
Kamis, 30 Des 2004 15:40 WIB
Jakarta - Bagaimana jika pesta tahun baru yang penuh jingkrak-jingkrak tetap nekat digelar? "Boikot saja," tandas C Dharmadi dalam e-mailnya pada detikcom."Mari kita boikot acara Tahun Baru tersebut bilamana para pejabat tetap mengadakan acaranya. Baik itu di Ancol, TMII, hotel-hotel maupun di tempat lainnya. Biarkan mereka mengadakan dan mengikutinya sendiri," sambung pembaca tersebut.Wardono Niloperbowo berpendapat bahwa pelarangan tahun baru tak perlu menunggu instruksi. Cukup inisiatif sendiri. "Tidak perlu kita menunggu atau meminta pemerintah mengeluarkan perintah untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu. Inisiatif orang perorang akan lebih efektif dibandingkan dengan instruksi seorang presiden. Mari kita berhenti menjadi kerbau dan belajar menjadi manusia yang berpikir dan berperasaan," urainya.Ery juga pendapat serupa. Menurutnya, tidak merayakan tahun baru tidak perlu menunggu "petunjuk". "Apa pantas kita melakukan perayaan/pesta di tengah situasi begini ini>? Apakah kita nggak punya nurani lagi melihat nasib saudara kita? Apa harus ada larangan atau imbauan baru hati kita tergerak untuk peduli?" gugatnya.Eben Ezer Sitorus seiring seirama. "Dengan begitu, biarlah Sutiyoso bersama Krisdayanti, artis-artis dan orang-orang yang tidak memiliki rasa kemanusiaan merayakan pergantian tahun itu dengan pesta-pesta," tandasnya."Mengingat sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan pernyataaan untuk membatalkan semua perayaan tahun baru 2005, marilah kita imbau kepada seluruh teman-teman dan kerabat kita agar tidak mengikuti/mengadakan acara perayaan tahun baru 2005 melalui media komunikasi yang ada seperti sms, e-mail dan lain-lain," pesan Fadli Ikhwan.Seorang pembaca yang menolak disebut namanya dalam emailnya bahkan menyerukan kampanye mogok menghadiri perayaan tahun baru. "Biarkan para pengusaha jasa hiburan dan sebagian pengusaha yang tanpa hati nurani tersebut menelan kerugian berganda lebih besar akibat keserakahan mereka. Biarkan mereka terus mengeluarkan dana mereka dan menelan kerugian mereka sendiri. Saya yakin akan banyak yang akan mendukung seruan tersebut," katanya.Ali Dharma menulis email bertajuk "Malam tahun baru di Jakarta harus diboikot". "Saya mohon untuk semua masyarakat yang masih punya hati nurani memboikot acara tahun baruan tsb. Lebih baik di rumah atau di masjid mengadakan majelis dzikir do'a bersama untuk arwah korban-korban di Aceh," serunya.Robertus Prihantoko juga menyerukan boikot. Dia mengimbau masyarakat DKI tidak turut hadir dalam acara di Ancol dsb. "Ini sekaligus memberikan pelajaran kepada Pemda DKI agar mereka terbuka hati nuraninya," katanya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads