Pasangan Prabowo-Hatta punya gaya berbeda menyikapi kekalahan di Pilpres 2014. Prabowo mengajak pendukungnya untuk menyatukan barisan melawan kecurangan Pilpres, sementara Hatta Rajasa tampil lebih cool.
Berpidato politik melalui Youtube, Prabowo menyerukan bahwa Pilpres gagal dan tidak sah. Prabowo juga menyerukan para pendukungnya untuk bersatu padu menyatukan barisan menghadapi kecurangan Pilpres yang masif.
Tak jelas apa ujung dari 'instruksi' eks Danjen Kopassus yang dikenal dengan kode 08 ini. Yang jelas bagi Prabowo Pilpres belum berakhir. Letjen (Purn) Prabowo Subianto belum legowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berpidato di Youtube, capres nomor urut satu itu mengenakan kemeja putih lengan pendek serta kopiah warna hitam. Kedua tangannya yang saling menggenggam diletakkan di atas meja yang berada di depannya. Jari-jari tangan itu tak berhenti bergerak sepanjang Prabowo menyampaikan pidato. Di sebelah kanan belakang eks Pangkostrad itu, terdapat bendera merah putih dan bendera warna merah dengan tiga bintang emas di bagian tengah.
Sementara itu Hatta Rajasa yang menyampaikan 'pidato politik' lewat twitter memilih bahasa-bahasa yang lebih tenang. Hatta memulai kicauannya dengan mengucapkan selamat mudik pada warga yang tengah mempersiapkan Lebaran ke kampung halaman.
"Secara khusus saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan puluhan juta Rakyat Indonesia kepada pasangan Prabowo-Hatta. Terima kasih pula kepada seluruh relawan, partai Koalisi Merah Putih yang telah bekerja keras dan ikhlas mulai dari kampanye hingga saat ini. Semoga Tuhan YME membalas budi baik Bapak, Ibu dan Saudara dalam partisipasi untuk membangun demokrasi menuju masyarakat yang adil dan makmur," tulis Hatta.
Apresiasi juga Hatta sampaikan kepada Pemerintah, TNI, Polri dan seluruh pihak yang telah membuat Pilpres berlangsung aman dan damai. Hatta juga memilih jalan damai untuk menyelesaikan persoalan Pilpres.
"Saya percaya dan meyakini, sekeras apa pun perbedaan dalam menyikapi hasil keputusan KPU haruslah dapat diselesaikan dalam suasana damai serta dalam koridor konstitusi dan peraturan perundangan yang ada," kata Hatta menyampaikan sikap soal keputusan KPU menegapkan Jokowi dan JK menjadi presiden dan wakil presiden terpilih.
Di akhir kicauannya Hatta mengimbau rakyat Indonesia untuk bersatu. "Akhirnya saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, marilah kita bersatu. Perbedaan janganlah membuat kita terpecah. Kita adalah bangsa yang besar, mari kita menatap ke depan, membangun bangsa yang lebih mandiri, bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta disegani di dunia," ajak Hatta dengan kalimat yang menyejukkan.
Lalu kapan Prabowo legowo?
(van/try)











































