Pendukung Prabowo-Hatta Unjuk Rasa di Depan Gedung MK

Pendukung Prabowo-Hatta Unjuk Rasa di Depan Gedung MK

- detikNews
Jumat, 25 Jul 2014 14:17 WIB
Pendukung Prabowo-Hatta Unjuk Rasa di Depan Gedung MK
Jakarta - Pendukung Prabowo-Hatta mendatangi Gedung Mahkamah Konstitusi. Mereka berunjuk rasa menjelang pengajuan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) oleh pasangan Prabowo-Hatta sore ini.

Sekitar 100-an orang yang menamakan diri Aliansi Penyelamat Pemilu ini mulai berdatangan sejak pukul 13.30 WIB, Jumat (25/7/2014). Mereka memakai pakaian yang bervariasi, ada yang memakai kemeja putih dan garuda merah, memakai kaos bergambar Prabowo-Hatta, dan ada pula yang memakai pakaian bebas.

Pada pukul 13.45 WIB, mereka mulai menyanyikan beberapa lagu. Bagimu Negeri, Halo-halo Bandung, dan Maju Tak Gentar mereka nyanyikan dengan dipimpin dari sound system yang dibawa oleh pikap. Seorang ibu nampak menangis saat menyanyikan lagu-lagu tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka juga membentangkan kain putih berisi tanda tangan para pendukung. Spanduk bertuliskan tuntutan unjuk rasa mereka juga dibentangkan di pingir jalan. Akibatnya, lalu lintas di menjelang Gedung MK tersendat.

"MK Netral PSU Harga Mati," tulis salah satu spanduk.

"MK Jangan Takut Intimidasi," tulis spanduk lainnya.

Aksi dilanjutkan dengan orasi dari Koordinator Lapangan bernama Jimmy. Ia menegaskan mereka hadir dengan damai untuk meminta para hakim MK memutus dengan adil.

"Kita datang dengan damai. Yakinlah bahwa bapak dan ibu di dalam Gedung MK masih punya hati nurani untuk membenarkan yang memang benar," pekik Jimmy.

"Kami beraksi bukan karena Prabowo kalah tapi karena ada kecurangan. Yang kami inginkan keadilan dan kebenaran," lanjutnya.

Salah seorang orator lainnya menebut bahwa KPU selama ini tidak adil dan melakukan kecurangan. Ia menyebut ada tabulasi Cikeas Center yang memenangkan Prabowo-Hatta.

"Ada tabulasi Cikeas Center yang memenangkan Prabowo-Hatta 54%!! Berbeda dengan hasil KPU!" pekiknya.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden SBY, Julian A Pasha, membantah keras soal keberadaan tabulasi suara Cikeas Center. Pernyataan ini terkait pemberitaan di sejumlah media online terkait keberadaan lembaga itu dan dikaitkan dengan presiden.

"โ€ŽSehubungan adanya berita di media online yang menyebutkan bahwa proses perhitungan suara pilpres terkait dengan adanya tabulasi Cikeas Center, kami menegaskan bahwa tidak pernah ada tabulasi perhitungan suara di Cikeas atau Tabulasi Cikeas Center," jelas Julian dalam keterangannya, Minggu (13/7/2014).

(imk/trq)


Berita Terkait