Wamenag: Status Baha'i Tunggu Menteri Baru

Wamenag: Status Baha'i Tunggu Menteri Baru

- detikNews
Jumat, 25 Jul 2014 13:05 WIB
Jakarta - Wamenag Nasaruddin Umar angkat bicara soal status Baha'i yang ditanyakan Kemendagri. Menurut Nasaruddin untuk urusan Baha'i menunggu menteri baru.

"Kita tunggu menteri barunya lah. Tapi seperti apa nanti tentu kita beri masukan-masukan," jelas Nasaruddin saat ditemui di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (25/7/2014).

Menurut Nasarrudin soal Baha'i yang disampaikan Kemendagri itu masih dalam diskusi dan pembahasan di Kemenag.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin kita sudah mulai, Pak menteri sudah mengundang buka puasa. Jadi saya kira sudah ada pendekatan-pendekatan untuk merangkul anak bangsa menjadi satu kesatuan yang utuh. Insya Allah," jelas dia.

Kita tunggu menteri barunya lah. Tapi seperti apa nanti tentu kita beri masukan-masukan. Di dunia ada 6 juta pengikut Baha'i, sedang di Indonesia diperkirakan ada ratusan. Baha'i didirikan Baha'ullah di Iran.

"Sebetulnya kalau kita berdasar pada peraturan yang sesungguhnya kita harus tunduk pada peraturan dan ketentuan seperti apa. Jadi saya pikir semua ada jalannya. Kita tunggu nanti kebijakan karena ini perlu proses," tutup Nasaruddin.

(rvk/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads