Kapolsek Balaraja AKP Awaludin Amin mengatakan peristiwa berawal saat Mr X mencongkel rumah warga bernama Saidin pada Kamis 24 Juli 2014 pukul 19.30 WIB. "Pemilik rumah saat itu sedang tarawih sehingga rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong," ujar Awal kepada detikcom, Jumat (25/7/2014).
Di rumah Saidin, Mr X mengambil sejumlah barang milik korban seperti uang tunai sebesar Rp 337 ribu, dan kartu ATM Mandiri beserta amplop yang berisi PIN ATM Mandiri. Setelah berhasil mengambil uang korban, pelaku kemudian melarikan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku melarikan diri hingga ke Kampung Kebon Tiwu RT 02/04 Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Tangerang. Namun usahanya tak berhasil.
Ratusan warga mengepungnya dan mengeroyoknya. Tidak hanya itu, warga juga menelanjangi pelaku, hingga tersisa celana dalam dan kaosnya saja.
"Pelaku tewas setelah dipukuli secara beramai-ramai oleh warga," imbuhnya.
Polisi baru mengetahui informasi tersebut pada pukul 20.00 WIB.
"Saat petugas tiba, pelaku diketahui sudah dalam kondisi tewas," lanjutnya.
Tidak ditemukan ada identitas pada pelaku. Saat itu, pelaku mengenakan kaos dalam warna hitam merk GT Man, kemeja warna coklat garis putih merk Gresi, jaket warna coklat merk Soprano, celana jeans warna biru Merk Wrangler dan celana dalam warna biru tanpa merk.
Sementara pelaku tewas dengan luka di bagian dahi sebelah kiri luka terbuka, mata sebelah kiri sobek, gigi depan rontok, kepala belakang mengalami luka terbuka akibat benda tumpul, dagu bawah sobek, luka memar pada punggung, dan kuping sebelah kiri mengeluarkan darah.
"Pelaku memiliki tinggi badan sekitar 165 Cm, rambut lurus pendek, perawakan sedang dan hidung pesek," pungkasnya.
(mei/aan)










































