Hal ini membuat pihak pengelola pelabuhan yakni PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Merak membuka loket tiket tambahan. Namun karena dua buah loket tambahan ini hanya melayani e-ticket sehingga pelayanannya malah terasa lebih lama oleh para pemudik.
"Kalo tahun sebelumnya, walaupun ngantre gini tapi gak selama ini. Kalo sekarang di loket baru begini malah lama soalnya petugasnya sambil scanning. Tapi mau gak mau karna dipaksa diarahkan ke sini," ujar Saeful, pemudik dari Subang, Jawa Barat menuju kampung halamannya di Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski direncanakan sejak lama, petugas tampak tampak kurang persiapan. Hal ini terlihat dari keempat scanner hanya berfungsi dua unit serta kurang antisipasi panjangnya antrean mengingat loket tambahan ini berada di sudut yang sempit.
(try/try)











































