FPKB: Hentikan Pesta Tahun Baru
Kamis, 30 Des 2004 15:02 WIB
Jakarta - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI mendesak pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar menghentikan segala kegiatan pesta dan hura-hura menyambut tahun baru. Hal ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap bencana dan tsunami di Aceh dan Sumut. "FKB mendesak pemerintah memberi imbauan pada masyarakat agar menghentikan pesta tahun baru dan kegiatan hura-hura lainnya. Kemudian dana yang sudah dianggarkan disumbangkan pada korban bencana di Aceh dan Sumut," kata Ketua FKB DPR Ali Masykur Musa dalam jumpa pers di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis, (30/12/2004).Sekretaris FKB Helmy Faisal menambahkan, pembatalan tersebut termasuk acara tahun baru di Ancol yang akan diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta. Faisal sangat menyesalkan sikap Pemprov DKI yang tetap ngotot melaksanakan pesta tahun baru yang juga diwarnai pesta kembang api itu. "Walau mereka sudah berencana menyumbang sebagian anggarannya tapi acaranya tetap akan dilaksanakan," kata dia.Lebih jauh Ali Masykur mengatakan, kalau pun ada acara yang akan diselenggarakan bentuk dan misinya sebaiknya diubah. "Lebih baik diubah menjadi acara doa bersama dan penggalangan dana untuk korban," ujar Ali.FKB sendiri rencananya akan menyumbang untuk korban bencana di Aceh dan Sumut. "FKB akan memotong 50 persen gaji dari 52 anggotanya untuk disumbangkan. Sedangkan DPP PKB sudah menginstruksikan 1.050 anggota DPRD FKB untuk menyumbang 20 persen dari gajinya," kata dia.Ali juga menyatakan, pemerintah harus mengkoordinir dana sumbangan dengan transparan. Sumbangan harus dikoordinir melalui kebijakan satu pintu dalam rangka transparansi dan akuntabilitas.Sedangkan untuk DPR FKB mengimbau agar jangan membahas dulu masalah jabatan dan kekuasaan termasuk penggantian pimpinan komisi dalam situasi seperti sekarang. "Lebih baik kita menata diri dan bersatu dengan pemerintah untuk mengatasi masalah Aceh," kata dia.
(umi/)











































