"Rekomendasi di Munas 2009 itu dirancang dengan target dia (Aburizal Bakrie-red) jadi presiden, atau paling tidak bertarung di Pilpres, makanya kita bikin di 2015," kata Ketua DPP Golkar Yorrys Raweyai kepada detikcom, Jumat (25/7/2014).
Menurut Yorrys, Golkar yang dipimpin Ical saat ini gagal mewujudkan target-target yang ditetapkan, di antaranya adalah menang di Pileg dan Pilpres 2014. Oleh karenanya, Yorrys meminta Ical legowo mundur dari posisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yorrys memberi contoh yang dilakukan JK saat menjadi Ketua Umum Golkar. Pada tahun 2009, usai kalah di Pilpres 2014, JK mempercepat agenda Munas yang sedianya digelar pada Desember 2009 ke Oktober 2009.
"Karena memang sudah kalah, ya sudah apalagi yang harus dipertahankan," ujar Yorrys.
(trq/van)










































