"Mereka punya ekspektasi dan ingin disampaikan. Mereka tidak mau hanya memenangkan lalu orang yang masuk ke pemerintahan sembarangan. Mereka ingin terus mengawal sampai 5 tahun ke depan," kata Jubir PDIP Eva Sundari saat berbincang dengan detikcom, Jumat (25/7/2014).
Eva menuturkan bahwa selain lewat polling Relawan Jokowi Center dan Radio Jokowo, kelompok relawan lainnya juga sudah membuat usulan serupa. Jokowi juga mengundang netizen untuk mengusulkan nama menteri di laman Facebook Gubernur DKI itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dari para relawan, ketum-ketum partai juga memberikan masukan terkait nama-nama menteri. Namun, keputusan akhir tentu tetap di tangan Jokowi.
"Pak Jokowi kan sudah punya 5 kriteria itu. Yang menentukan ya Pak Jokowi," ucap Eva.
Polling bernama 'Kabinet Alternatif Usulan Rakyat' ini tampil dalam bentuk dokumen online dan sudah tersebar di dunia maya. Diasumsikan ada 34 pos kementerian yang akan dibuat oleh Jokowi-JK.
Di tiap pos kementerian, polling ini menawarkan 3 nama, dengan opsi mengisi nama alternatif lain jika pollster tak merasa cocok dengan nama-nama yang ditawarkan.
"Nama-nama itu muncul dari usul masyarakat, baik itu jejaring LSM, jurnalis, aktivis, dosen, intelektual, seniman, dan relawan Jokowi yang ada di seknas, yang punya aspirasi. Itu didapat melalui diskusi. Diskusi tersebut kita siapkan secara formal dan informal," ucap Wisnu Prasetya Utomo, juru bicara Jokowi Center ketika dihubungi detikcom, Jumat (25/7/2014) dini hari.
(imk/trq)










































