"Dalam demokrasi, oposisi adalah sesuatu yang sehat. Jokowi perlu menjaga agar koalisinya tetap kecil supaya partai yang lain dapat berperan sebagai oposisi," kata Bill, panggilan William Liddle di AS, yang ditemui dalam sebuah diskusi bertema The Indonesian Election Result yang diselenggarakan oleh United States-Indonesia Society (USINDO) dan International Republican Institute (IRI) di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (24/7/2014).
Saat ini, kekuatan partai koalisi pendukung Jokowi di parlemen memang terbilang kecil jika dibandingkan dengan koalisi Merah Putih pendukung Prabowo, yaitu 207 ( 37 persen) dibanding 353 ( 63 persen). Namun Bill berpendapat bahwa partai-partai pendukung koalisi Merah Putih sangat mungkin akan menyeberang dan beralih mendukung Jokowi, sehingga membuat koalisnya menjadi gemuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, profesor emeritus dari Ohio State University itu memprediksikan bahwa Jokowi akan menghadapi tantangan internal dari PDIP dalam menjalankan roda pemerintahan. Pasalnya, tidak semua politisi PDIP memiliki ketulusan layaknya Jokowi.
"Meskipun Jokowi lurus, tapi belum tentu demikian dengan orang-orang di sekitarnya. Mereka adalah orang-orang yang sudah menunggu lama untuk berkuasa, dan kesempatan ini bisa menjadi
pintu bagi mereka untuk korupsi," kata ahli politik yang telah melakukan riset di Indonesia sejak tahun 1962 ini.
(try/try)










































