Mayat di Aceh Harus Diupayakan Dulu Dimakamkan Secara Baik

Mayat di Aceh Harus Diupayakan Dulu Dimakamkan Secara Baik

- detikNews
Kamis, 30 Des 2004 13:07 WIB
Jakarta - Mayat-mayat masih terserak di sejumlah tempat di Banda Aceh dan kota-kota lain di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Mayat-mayat itu sebaiknya diupayakan terlebih dulu dimakamkan secara baik dalam satu atau dua hari ini. Imbauan ini disampaikan Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Din Syamsuddin saat dihubungi detikcom, Kamis (30/12/2004). Saat itu, Din ditanya mengenai penanganan mayat-mayat korban tsunami yang kini sudah membusuk. Karena banyaknya mayat yang belum terevakuasi, ada wacana untuk membakar mayat-mayat tersebut, agar tidak menimbulkan penyakit. "Memang, mayat-mayat itu sudah membusuk. Tolong, sebelum wacana itu meluas, sebaiknya mereka dimakamkan secara baik-baik terlebih dulu secara massal," kata Din yang telah meninjau Banda Aceh pada Rabu (29/12/2004) kemarin. Menurut dia, MUI telah menyampaikan fatwa tentang pamakaman para jenazah, yang para korban tewas ini difatwakan sebagai mati syahid (syuhada). "Jenazah-jenazah itu bisa dimakamkan dengan segera, tanpa dimandikan atau dikafani," kata dia. Din belum bersedia berkomentar mengenai pemakaman mayat secara massal yang telah dilakukan dengan buldozer. Din juga tidak bersedia komentar mengenai hukumnya bila mayat-mayat itu dibakar. "Di dalam Islam, pemakaman itu harus dengan baik," ungkapnya. Din, yang juga Wakil Ketua PP Muhammadiyah ini paham bahwa bila mayat-mayat itu tidak segera dimakamkan akan menimbulkan berbagai penyakit. "Kita tunggu dulu satu atau dua hari ini. Kita harus mengupayakan terlebih dulu mereka dimakamkan secara baik," kata dia. Terkait dengan evakuasi mayat-mayat tersebut, kata Din, Muhammadiyah sudah mengerahkan sekitar 150 Satgas yang didatangkan dari Medan. Satgas ini ditugaskan untuk mengevakuasi mayat-mayat yang masih berserakan dan segera dimakamkan. (asy/)


Berita Terkait