Pernah Amuk Pungli, Ini Respons Ganjar soal Kemarahan Ahok di Uji Kir

Pernah Amuk Pungli, Ini Respons Ganjar soal Kemarahan Ahok di Uji Kir

- detikNews
Kamis, 24 Jul 2014 17:22 WIB
Pernah Amuk Pungli, Ini Respons Ganjar soal Kemarahan Ahok di Uji Kir
Semarang - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama, naik pitam saat menemukan praktik pungli ketika sidak di Satuan Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Satpel PKB) Kedaung Angke, Jakarta Barat. Sementara itu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga sudah mendapatkan keluhan soal pungli di tempat uji kir.

Gubernur Jawa tengah itu mengatakan, berbeda dengan DKI Jakarta, di Jateng, wewenang uji kir ada di pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Namun ternyata komplain langsung ke dirinya sudah cukup banyak.

"Di sini (Jateng) uji kir itu kabupaten/kota. Kita tidak dikir, ya, dichecking mesin itu lho. Itu komplainnya sudah banyak sekali ke saya," kata Ganjar kepada detikcom di kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (24/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Komplainnya soal pungli, lha wong itu bayar tidak ada kuitansinya, tidak ada apa-apanya," imbuhnya.

Oleh sebab itu, Ganjar sudah merencanakan MoU dengan kepolisian agar uji kir bersih tanpa pungli. Nantinya, lanjut Ganjar, uang pungli yang masuk dari luar itu justru akan dihalalkan, namun sebagai wujud tarif uji kir.

"Kalau itu eksternal yang haram ya dihalalkan saja, dengan menginternalisasikan biaya eksternal. Tapi berapa tarif yang dikenakan, ya mari kita buat payung hukum, kalau begini kan tidak pas," pungkas politisi PDIP itu.

Ia pun memberi contoh di Kabupaten Brebes uji kir berjalan bersih karena kapolresnya yang proaktif. "Brebes kapolresnya proaktif, sehingga kalau mau dicek, di Brebes itu bersih. Jadi dari Samsat kita provinsi sudah dibersihin, maka kalau dari sana bersih, bareng-bareng satu kantor bersih," tegasnya.

Ganjar juga sempat mengomentari respons Ahok saat melakukan sidak hari Rabu kemarin. Menurutnya tindakan Ahok yang tegas itu bagus apalagi dengan didampingi KPK.

"Ahok saya kira bagus, sama KPK kemarin ya. Sayang tidak ada KPK di sini, kalau ada saya ajak sekalian," tutupnya.

Ganjar mengamuk petugas jembatan timbang, Minggu (27/4) malam. Saat ia pulang dari dinas luar kota, lalu mampir ke jembatan timbang di Subah, Batang. Di sana, ia kaget karena sopir truk memberikan uang ke petugas agar tidak didenda. Mantan anggota DPR ini pun marah besar.

(alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads