DPR: Cegah Wabah, Pemerintah Perlu Kaji Pembakaran Mayat
Kamis, 30 Des 2004 12:42 WIB
Jakarta - Pimpinan DPR meminta pemerintah mempertimbangkan anjuran medis dan paramedis agar jenazah korban bencana gempa dan tsunami di Aceh dibakar. Ini untuk mencegah merebaknya wabah penyakit akibat lambatnya dan sulitnya proses pemakaman jenazah korban bencana.Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno kepada wartawan di ruang kerjanya di Gedung Nusantara III, kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/12/2004).Selain itu Soetardjo juga berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan pasukan terutama untuk penanganan mayat-mayat yang masih berserakan di berbagai tempat di Aceh. Sebab masyarakat sipil sudah tidak sanggup.Soetardjo, yang baru pulang dari kunjungan ke Aceh mendampingi Ketua umum PDIP Megawati, juga meminta pemerintah sebaiknya mengabaikan dulu status darurat sipil di Aceh. Hal ini untuk memudahkan penerima bantuan dari luar negeri.Menurut Soetardjo, masih banyak masalah yang harus diselesaikan pemerintah. "Pemerintah harus segera mengambil langkah cekatan. Tidak hanya rapat tapi harus berbuat sehingga bantuan luar dan dalam negeri segera dapat disalurkan dan tidak menumpuk."
(gtp/)











































