Sementara koalisi permanen Merah Putih yang didukung Partai Gerindra, PPP, PKS, PAN, Partai Golkar, dan Partai Demokrat memiliki kekuatan 63 persen. "Bahwa partai yang mendukung bukan Jokowi-JK 60 persen, tidak ada yang perlu ditakutkan," kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Patrice Rio Capella saat berbincang dengan detikcom, Kamis (24/7/2014).
Namun menurut dia untuk efektifitas dan parlemen yang kuat, kubu Jokowi-JK tetap terbuka jika ada partai di koalisi permanen Merah Putih yang ingin bergabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rio menegaskan bahwa koalisi yang dibangun kubu Jokowi-JK bukan untuk bagi-bagi kursi menteri. "Bukan sekadar saya mendapatkan apa, tapi kita berjuang bersama-sama untuk Jokowi-JK," kata dia.
Menurut Rio, Jokowi ingin membentuk kabinet dengan postur ramping. "Kabinet ramping itu maksudnya tidak sekadar untuk memberikan pos-pos pada partai tertentu. Kami ingin kabinet ramping, kabinet kerja bukan bagi-bagi kursi," kata dia.
(erd/trq)











































