"Besok jam 17.00 WIB kita akan ke MK. Nanti akan dipimpin oleh Mahendradatta dari tim hukum kita. Bukti-bukti sudah siap," kata juru bicara Tim Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya ketika dihubungi, Kamis (24/7/2014).
Meski mengaku sudah memiliki bukti, Tantowi masih enggan mengungkapkan hasil real count versi Prabowo-Hatta yang diyakini lebih sahih datanya. Ia hanya menyebut bahwa menurut data tersebut, perolehan suara Prabowo-Hatta lebih tinggi daripada Jokowi-JK yang sudah ditetapkan sebagai presiden dan wapres terpilih oleh KPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tantowi menuturkan bahwa sistem tabulasi pihaknya membandingkan jumlah pemilih dengan jumlah surat suara di tiap TPS. Hal ini tidak seperti pengitungan di website KPU yang hanya berdasarkan scan formulir C1.
Ini dirasa sebagai ketidakadilan dan kini diperjuangkan oleh Tim Perjuangan Merah Putih untuk Kebenaran dan Keadilan pimpinan Yunis Yosfiah.
"Tim yang dipimpin Mahfud tugasnya memenangkan. Tim sekarang itu memperjuangkan ketidakadilan. Strukturnya lebih simpel hanya Ketua, wakil ketua, bidang hukum, bidang politik, dan bidang media," ucap anggota komisi I DPR ini.
"Yang kita tuntut bukan masalah menang atau kalah tapi bicara kualitas demokrasi. Kalau menang tapi menemukan kejanggalan, kita tetap akan lapor KPU," lanjut Tantowi.
(imk/trq)











































